NASA Tangkal Rumor Kiamat 2012

18 11 2009

Badan Luar Angkasa AS, NASA, menegaskan ramalan bahwa kiamat akan terjadi pada 21 Desember 2012 tidak berdasar. NASA dengan gencar melakukan kampanye kecil-kecilan untuk menangkal rumor yang sudah cukup lama beredar. Bahkan beberapa film mengenai kiamat 2012 ini telah menginsirasi Hollywood.

Terakhir, Sony Pictures, meluncurkan film dengan judul “2012″ yang mulai diputar di bioskop-bioskop AS. Film itu memakan biaya produksi mencapai 200 juta dolar, yang inti ceritanya didasarkan pada penanggalan suku Maya yang memperhitungkan kiamat akan datang pada 2012.

Skenario hari kiamat, menurut suku Maya, adalah planer X atau yang disebut juga Nibiru akan menghantam bumi. Rumor yang beredar melalui internet menyebutkan planet misterius ini ditemukan oleh Bangsa Sumeria. Pendapat yang kemudian didukung oleh serentetan ilmuwan palsu dan paranormal.

Beberapa situs bahkan menuduh NASA berusaha menutup-nutupi keberadaan planet misterius yang mengancam bumi, namun pihak NASA menegaskan bahwa rumor yang beredar itu hanyalah bualan belaka. “Tidak ada dasar fakta yang jelas bahwa ada planet misterius yang mengancam bumi,” demikian pernyataan NASA yang dipampang pada situsnya.

Seperti dikutip di situs NASA, jika memang benar akan terjadi tubrukan, para astronom paling tidak bisa melihatnya sejak satu dasawarsa lalu. Dan jika memanga da planet yang bergerak mendekat ke bumi, hal itu bahkan bisa dilihat dengan mata telanjang. “Jelas hal semacam itu tidak sedang terjadi.” Baca entri selengkapnya »





Menengok Keserakahan Indonesia dari Bumi India

5 11 2009

Dalam sebuah ceramah akbar di Dubai-UAE beberapa tahun lalu, saya sempat bertanya kepada Dr. Zakir Naik, ulama besar asal India, ahli perbandingan agama yang tersohor namanya. Subyek pertanyaan saya adalah mengapa Islam boleh dikata tidak berhasil di India padahal India pernah di bawah sebuah kerajaan besar Islam, misalnya kekaisaran Mughal yang terkenal dengan Taj Mahal, atau Kerajaan Mysore yang terkenal pula dengan Isnata Maysore yang terindah didunia, bahkan melebihi Istana Birmingham. Dr. Zakir Naik menjawab, bahwa petinggi-petinggi kerajaan Islam di India waktu itu lebih memfokuskan kepada bangunan-bangunan fisik ketimbang dakwah Islam. Itulah salah satu faktor utama mengapa Islam malah menjadi minoritas di sana .

Ingin mengetahui lebih dekat jejak-jejak kebesaran Islam di India inilah yang menjadi salah satu motivasi saya untuk ingin melihat dari dekat apa dan bagaimana sebenarnya India . Disamping tentu saja banyak hal yang melatar-belakangi kunjungan saya, misalnya silaturahim dengan rekan-rekan kerja saya yang sudah mengundurkan diri, melihat institusi pendidikan serta mencari buku-buku India sesuai dengan profesi saya.
Banyak hikmah yang bisa dipetik dari rangkaian perjalanan saya selama dua minggu di India , di empat negara bagian: Karnataka, Kerala, Delhi dan Uthar Pradesh. Jika dijabarkan satu persatu, terlalu panjang untuk diungkap di sini. Yang saya ingin soroti, dan semoga membawa hikmah bagi kita adalah, bahwa meskipun India kelihatannya miskin (padahal pertumbuhan ekonominya di atas Indonesia ), nyatanya tidak semiskin yang kita sangka. Malah bumi kita yang dari kacamata saya, yang mestinya amat kaya raya ini, dihuni oleh orang-orang serta kepemimpinan bangsa yang serakah. Baca entri selengkapnya »